Pendaki Tersesat di Gunung Ciremai

suasana puncak gunung Ciremai
Suasana puncak Gunung Ciremai. Foto : Abe Sumilat.

KUNINGAN, BL- Lima pendaki asal Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon yang melewatkan malam pergantian Tahun Baru di Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, dinyatakan tersesat saat menuruni gunung, akibat cuaca buruk dan kurangnya logistik.

Lima orang pendaki Desa Gempol yang melakukan pendakian ke Gunung Ciremai dari jalur Rajagaluh pada kamis (31/12/09) belum juga kembali hingga Minggu malam (03/01/10). Harusnya, menurut perkiraan, mereka sudah turun pada keesokan harinya.

Besar dugaan kelima korban; Muha(22), Katnila(22), Budiman(23), Maskom(18) serta Wahyu(17), tersesat satu kilometer di bawah puncak. Kondisi ini diketahui Syahroni, --orangtua Wahyu--, lewat teman anaknya yang menerima SMS dari Wahyu. “waktu temannya datang ke rumah, saya baru tahu kalau wahyu dan teman-temannya tersesat di gunung Ciremai”, ungkap Syahroni.

Dari SMS yang dikirimkan Wahyu terungkap jika mereka dalam kondisi kehabisan perbekalan, bahkan ada yang tengah mengalami sakit akibat kesleo. Mereka tersesat, saat akan menuruni Gunung Ciremai ke arah Linggarjati.

Hingga kini proses pencarian dengan mengerahkan tim SAR dan anggota keluarga korban masih terus dilakukan. Namun kondisi cuaca yang buruk menghalangi upaya evakuasi.

Informasi yang di himpun menyebutkan, kelima pemuda ini naik ke Gunung Ciremai melalui jalur pendakian Rajagaluh yang merupakan jalur tidak resmi. Biasanya jalur ini digunakan oleh para peziarah yang melakukan ritual.

Seharusnya mereka sudah turun (pulang) pada esok harinya (Jumat, 1/1). Namun hingga Minggu malam (3/1) kelima pendaki ini belum juga kembali. Tersesatnya pendaki ini kemungkinan besar karena mereka melakukan pendakian bukan di jalur resmi dan kurangnya pengalaman mendaki gunung.

“setahu saya, sebagian besar diantara mereka bahkan belum pernah mendaki gunung”, pungkas Syahroni.

Upaya evakuasi pun dilakukan dengan memberangkatkan tim pencari yang berasal dari keluarga dan kerabat korban. Namun hasilnya sia-sia, karena mereka tidak menemukan korban. Pencarian berikutnya dilakukan oleh Pengelola Pendakian Gunung Ciremai (PPGC) dengan menerjunkan 11 orang anggotanya yang berpengalaman.

Suhana, anggota Pengelola Pendakian Gunung Ciremai (PPGC), menjelaskan, mereka yang tersesat sudah kehabisan perbekalan, bahkan ada yang sakit. ”Namun saya tidak bisa memastikan siapa yang sakit”, tandasnya. (Jekson Simanjuntak )
Share on Google Plus

About Editor Cois

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: