Masalah Kualitas Air Sungai Dibahas di Jayapura

JAYAPURA,BL- Guna mempermuda koordinasi dalam pengelolaan data kualitas dan status mutu air sungai lintas di 33 provinsi , Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (RAKERNIS) di Jayapura, Papua.
Menurut Deputi Bidang Pembinaan Teknis Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas, KLH, DR. Henri Bastaman, pemantauan kualitas air sungai di 33 provinsi merupakan salah satu amanat Undang – Undang (UU) No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.  

Pada peraturan tersebut dinyatakan jika sumber air dalam dua atau lebih daerah provinsi dan atau lintas batas negara, maka kewenangan pemantauan berada pada pemerintah. Melalui Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 11 Tahun 2011 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Dekonsentrasi Bidang Lingkungan Hidup Tahun 2012, maka pelaksanaan dekonsentrasi pemantauan kualitas air sungai lintas provinsi akan dilaksanakan oleh masing-masing provinsi. 

Menteri Negara Lingkungan Hidup, Prof Balthasar Kambuaya melalui keterangan persnya mengatakan, perlu komitmen dan kerjasama bagi seluruh pengambil kebijakan untuk melestarikan air melalui pelaksanaan pemantauan yang berkesinambungan dan hasilnya dapat diandalkan. 

Balthasar Kambuaya, menekankan bahwa pelaksanaan pemantauan harus menghasilkan data yang valid dan dapat yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan hukum. Oleh karenanya pengambilan contoh harus representatif dan didukung personel yang kompeten serta peralatan yang handal. "Dengan begitu akan dijadikan tolok ukur (benchmark) dalam menyusun strategi pengendalian pencemaran dan pengelolaan kualitas air sungai Nasional dan Daerah,"jelasnya.

RAKERNIS tersebut dihadiri oleh seluruh perwakilan instansi lingkungan daerah 33 provinsi di seluruh Indonesia yang berjumlah sekitar 120 orang.  Pelaksanaan RAKERNIS berlangsung pada tanggal 27 – 29 Maret 2012 ini, difokuskan untuk membahas berbagai kendala teknis dan non teknis dalam pelaksanaan pemantauan kualitas air sungai di seluruh provinsi di Indonesia.(Marwan Azis).
Share on Google Plus

About Editor Cois

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: