Sehari Indonesia Diguncang 3 Kali

JAKARTA, BL-Dalam sehari ini,  gempa dengan magnitude 5,5 SR terjadi tiga kali di wilayah Indonesia. Kejadian itu terjadi pada Senin (5/3) kemarin. Gempa pertama mengguncang tenggara Seluma Bengkulu, di susul pada  tenggara Kab. Aceh Tengah. Terakhir di tenggara Pulau Morotai Maluku Utara.

Pada paginya, gempa Magnitude: 5.5 SR, menggoncang  Seluma, Bengkulu pada pukul 06.17 WIB. Saat itu lokasi gempa ditemukan pada 46 km Tenggara Seluma dengan kedalaman 15 Km.

Gempa kedua dengan kekuatan  5,5 SR  terjadi pada siang pukul 13.55 WIB di wilayah Aceh Tenggara. BMKG mencatat pusat Gempa berada pada 4.19 LU-97.10 BT, 31 km tenggara Kab. Aceh Tengah dengan  kedalaman 10 km.

Sedangkan gempa ketiga terjadi pada pukul 15.12 WIB.  Pusat gempa berada pada 49 km tenggara Pulau Morotai, Maluku Utara dengan kedalaman 10 km.

Guna meminimalisir dampak akibat gempa, Posko BNPB  segera berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait di daerah tersebut. Beruntung getaran yang ditimbulkan gempa tidak berakibat fatal.

Secara umum gempa dirasakan lemah oleh masyarakat setempat.  Di Bengkulu intensitas gempa dirasakan III MMI (lemah) di daerah Kepahiyang. Di aceh gempa dirasakan II-III MMI di Banda Aceh, Meulaboh dan Lhokseumawe. Sedangkan Kabupaten Morotai Maluku Utara masyarakat merasakan goncangan lemah II-III MMI. Seluruhnya gempa tidak berpotensi tsunami.

Kini aktivitas masyarakat telah berjalan normal. Bangunan juga tidak ada yang rusak. Terkait dengan gempa BNPB mengimbau masyarakat untuk terus menerus meningkatkan kewaspadaan. "Gempa bumi merupakan pergerakan lempeng Bumi yang muncul tiba-tiba. Dia juga tidak memberikan tanda-tanda awal akan terjadinya gempa" ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Tatanan geologi wilayah Indonesia yang kompleks menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki bahaya gempa sangat tinggi. Belum lagi jika dikaitkan dengan posisi Indonesia yang berada pada rangkaian gunung api aktif, dikenal dengan sebutan 'Ring of Fire'.  Untuk itu kesiapasiagaan adalah keniscayaan. Bencana terjadi saat kita tidak siap. (Jekson Simanjuntak)
Share on Google Plus

About Editor Cois

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: