Penanganan Banjir Dikonsentrasikan di Kawasan Pluit

Ilustrasi banjir Jakarta. Foto : Bisnis Indonesia.
JAKARTA, BL-Memasuki hari kelima tanggap darurat banjir Jakarta sejak ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta pada Kamis (17/1), saat ini sebagian besar banjir telah surut. Namun Pluit dan sebagian wilayah di Jakarta Utara masih terendam.

Hingga saat ini ketinggian 1,5 masih terjadi di Kecamatan Penjaringan, antara lain Muara Baru dan Kapuk Muara Jakarta Utara. Beberapa daerah lain masih tergenang dengan ketinggian di bawah 1 meter seperti di daerah Pluit, Penjaringan, Muara Angke dan beberapa daerah lainnya.

Sebagian besar banjir di daerah ini disebabkan oleh pengaruh rob. Pompa air di Waduk Pluit dilaporkan telah berfungsi kembali sebagian. Kementerian Pekerjaan Umum rencana besok pagi akan menambah pompa berkapasitas 400 liter/detik.

Di Kecamatan Penjaringan terdapat sekitar 5.053 jiwa pengungsi, yaitu di Kapuk Muara 1.043 jiwa, Pluit 2.525 jiwa, dan Muara Baru 1.485 jiwa. Daerah yang terendam meliputi 155 RT, 18 RW, 9.429 KK terdampak atau 27.851 jiwa.

Kepala Pusat data, Informasi dan Humas BNPB, DR. Sutopo Purwo Nugroho, untuk mengatasi banjir di daerah tersebut BNPB mengkoordinir berbagai potensi nasional, antara lain Armarbar 1.710 personil, Kopasus, Paskhas, kesatuan TNI AD, Polri, Basarnas, Tagana, kementerian Kesehatan, relawan, dan lainnya.

Ratusan perahu karet dan truk dikerahkan untuk melakukan evakuasi, distribusi logistik dan kebutuhan dasar, membantu transportasi masyarakat melalui genangan. Beberapa posko telah didirikan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.(Jekson Simanjuntak)



Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment