Gempa Aceh, 30 Meninggal dan 12 Dilaporkan Hilang

Warga mengangkat jenazah seorang anak yang meninggal karena tertimpa reruntuhan Masjid Desa Blang Mancung Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Rabu (3/7). Gempa yang melanda Aceh pada Selasa (2/7). Foto : Fikri Ramadhavi/Acehkita.com.
ACEH, BL- Akibat gempa yang menguncang Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, hingga saat ini sudah 30 orang dilaporkan meninggal dunia.

12 orang hilang dan 275 orang luka-luka, dengan perincian di Bener Meriah 12 meninggal dunia dan 109 luka-luka, sedangkan di Aceh Tengah 18 orang meninggal dunia, 12 orang hilang, dan 166 luka-luka. Informasi tersebut diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Penanganan darurat gempa bumi di Bener Meriah dan Aceh Tengah terus dilakukan. Fokus utama pada hari ketiga masih dilakukan upaya pencarian dan penyelamatan korban, layanan kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi.

Semua korban luka-luka semuanya dirawat di rumah sakit dan Puskesmas serta sebagian rawat jalan. Korban yang luka serius dirujuk ke RS Banda Aceh. Kemarin (Rabu, 3/7) sekitar pukul 13.00 Wib diterbangkan 4 anak-anak ke RS Banda Aceh dari Bener Meriah untuk memperoleh perawatan yang lebih baik.

Semua korban sudah diidentifikasi nama, usia dan alamat. Sebagian besar adalah anak-anak dan lansia yang meninggal akibat kejatuhan bangunan yang runtuh.

Di Bener Meriah terdapat 12 orang meninggal dunia. Luka-luka 109 orang dimana 43 orang di RS UD Muyan Kute, 50 orang di Puskesmas Pante Raya, dan 16 orang di Puskesmas Lampaha.

Sebanyak 789 rumah rusak, dimana 537 unit rumah rusak sedang-berat dan 252 unit rumah rusak ringan. Infrastruktur jalan rusak dan tertimbun tanah longsor ada 7 titik, dimana 7 titik sudah selesai diperbaiki. Terdapat 8 fasilitas umum seperti puskesmas, sekolah, masjid, dan kantor desa yang rusak. Ada 15 titik pengungsian. Jumlah pengungsi masih didata.

Sedangkan di Aceh Tengah terdapat 18 orang meninggal dunia. Luka-luka 166 orang, dimana rawat inap 114 orang dan rawat jalan 52 orang.  Kerusakan 3.503 unit rumah rusak dimana 1.368 unit rumah rusak berat, 2.135 unit rumah rusak ringan. 75 unit fasum mengalami kerusakan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga saat ini masih terus dilakukan pendataan. Korban gempa tersebar di 20 titik pengungsian. (Marwan Azis).
Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment