Pemerintah Terus Distribusi Bantuan Korban Gempa Aceh

Bayi yang berumur 8 bulan menangis di lokasi pengungsian Desa Bah Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Kamis (4/7). Di lokasi pengungsian itu hingga pagi tadi belum mendapatkan bantuan baik berupa makanan maupun obat-obatan. Foto :  Fikri Ramadhavi.
ACEH, BL- Pemerintah terus berupaya mendistribusikan logistik bagi korban gempa Aceh. Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dan instansi terkait kemarin (Rabu, 3/7) memberikan bantuan kepada BPBA Bener Meriah dan BPBA Aceh Tengah.

Bantuan yang diberikan ke Aceh tengah berupa: beras 1,5 ton, mie instan 210 dus, air mineral 210 dus, minyak goreng 180 kg, sarden 180 buah, saus sambal 192 buah, gula 1.050 kg, kecap 192 buah, selimut 200 lembar, kelambu 100 lembar, dan daster/pakaian wanita 400 lembar.

Bantuan yang sama diberikan kepada Besar meriah berupa beras 1,5 ton, mie instan 210 dus, minyak goreng 180 kg, sarden 240 buah, saus sambel 240 buah, gula 1.050 kg, kecap 240 buah, selimut 200 lembar, dan kelambu 189 lembar.

Dinas Sosial Kab Aceh Tengah dan Kab Bener Meriah telah mengeluarkan masing-masing 2 ton beras untuk penanganan awal. Kementerian Sosial mengirimkan barang berupa beras 30 ton, sarden, tenda gulung, tenda family, tenda pengungsi, matras dan genset dengan nilai total bantuan sebesar 2,1 milyar.

Kebutuhan mendesak yang diperlukan bagi pengungsi saat ini adalah tenda, selimut, tikar/karpet/matras, pakaian, dan sembako. Bantuan dapat disalurkan langsung ke BPBA Bener Meriah dan BPBA Aceh Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kebutuhan dasar yang diperlukan untuk penanganan pengungsi akan dipenuhi dengan membelanjakan barang dan kebutuhan di daerah. Atau di kabupaten/kota sekitarnya. Sebab sebagian besar toko dan pasar di Bener Meriah dan Aceh Besar masih berjalan. (Jekson Simanjuntak/Marwan Azis)

Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment