Ini Dia Pemenang Anugerah Jurnalistik Perubahan Iklim

Ilustrasi kekeringan waduk,akibat dampak global warming. Foto : Istimewa.

JAKARTA. BL- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta dan Indonesia  Climate Change Trust Fund (ICCTF) mengumumkan sembilan pemenang ICCTF  Media Award 2013. Para pemenang diumumkan dalam acara penganugerahan  yang diadakan pada hari ini (8/11), di Wisma Antara, Jakarta.

Pemenang pertama karya tulis (cetak dan online) adalah Irvan Imamsyah,  dari PortalKBR.com, dengan judul "Desa Mekarjaya dari Desa Pembalak ke  Pelestari Lingkungan.". Pemenang kedua adalah Theo Yonathan Simon  Laturiuw dari Warta Kota, dengan judul ?Pegawai Naik Angkutan Umum,  Dirjen Bersepeda". Sedangkan pemenang ketiga adalah Muhammad Amin  dari Riau Pos dengan judul "Saatnya Nabati Gantikan Fosil".

Adapun pemenang karya televisi adalah Rahdini dari Metro TV dengan  judul karya "Taman Sawit Nasional Tesso Nilo". Pemenang kedua adalah  Maro Geordane P, Fandi AK, Markus dari MNC TV, dengan judul "Solusi  Penghijauan di Lahan Terbatas".. Dan pemenang ketiga adalah Marina  dari DAAI TV dengan judul "Pangan Minim Jejak Karbon".

Sedangkan karya Foto bercerita , pemenang pertama adalah P. Raditya  Mahendra Yasa dari Harian Kompas Jateng dengan tema foto bercerita  "Kerusakan Pesisir Utara Jawa". Pemenang kedua adalah Arif Nugroho  dari Koran Sindo Jateng dengan tema "Mengolah Sampah Kota". Dan pemenang ketiga adalah Feri Latief dan National Geographic  Indonesia dengan tema "Pada Sebuah Batu".

Selain itu, juri dan ICCTF juga memilih karya milik Irvan Imamsyah  sebagai Pemenang Utama. Irvan akan menerima hadiah dalam bentuk  keikutsertaan dalam delegasi ICCTF meliput pertemuan internasional  perubahan iklim di Polandia pada bulan November 2013 ini. Adapaun para  pemenang masing-masing mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp  10 juta untuk pemenang pertama, Rp 6 juta untuk pemenang kedua, dan Rp  4 juta untuk pemenang ketiga.  "Ini salah satu bentuk apresiasi kami  kepada jurnalis peliput perubahan iklim sekaligus untuk mendorong
lahirnya karya yang lebih bermutu lagi di masa mendatang,"tutur  Syamsidar Thamrin, Kepala Sekretariat ICCTF.

Para juri ICCTF Media Award 2013 adalah Riza Primadi untuk karya  televisi, Harry Suryadi untuk karya tulis di media cetak dan online,  serta Oscar Motulloh untuk karya foto. Tema besar lomba kali ini  adalah Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan terhadap Perubahan  Iklim. Sedangkan sub tema yang masuk dalam kategori tersebut adalah  energi terbarukan, pembangunan kota yang ramah lingkungan, carbon  market dan inisiatif dan Inovasi untuk mengurangi efek rumah kaca.

Umar Idris, Ketua AJI Jakarta, mengungkapkan, tingkat kepesertaan  lomba ini terbilang banyak yaitu 133 karya jurnalistik dari media  cetak dan online, 16 karya jurnalistik televisi, dan 26 karya
jurnalistik foto. Namun sebagian besar karya jurnalistik yang  dilombakan belum sesuai dengan tema perubahan iklim sehingga gugur  dalam penjurian. "Selain itu, hanya sekitar 5% karya yang masuk
berasal dari media lokal, sisanya merupakan karya dari media di  Jakarta,"tutur Umar dalam keteranga tertulisnnya.

ICCFT Media Award 2013 merupakan anugerah jurnalistik untuk media yang  memberikan perhatian kepada isu perubahan iklim. Ajang ini dibuat agar  media massa melakukan edukasi mengenai perubahan iklim dengan baik  kepada masyarakat Indonesia.
Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment