Penyerapan Biodiesel Belum Mencapai Target

Ilustrasi biodiesel station. Foto : Ist.
JAKARTA, BL- Penyerapan biodiesel sampai Mei 2014 masih di bawah target karena terhambat persoalan tarif.
Direktur Bioenergi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dadan Kusdiana mengungkapkan, penyerapan bidodiesel yang dicampurkan ke dalam jenis bahan bakar minyak (BBM) tertantu dalam skema public service obligation (PSO) sepanjang Mei 2014 mencapai 98.000 kiloliter.
Menurutnya, angka itu masih di bawah target yang ditetapkan pemerintah. “Targetnya kan 120.000 kiloliter setiap bulan untuk PSO,” katanya saat ditemui di acara the Third Indonesia EBTKE ConEx 2014 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pekan kemarin seperti dilansir laman Bisnis Indonesia.
Artinya, tingkat penyerapan biodiesel hanya mencapai 80% dari target yang diharapkan pemerintah. Namun, angka itu naik dari target tahun kemarin yang hanya mencapai 70%. Pemanfaatan bahan bakar nabati biodiesel selama periode September 2013 hingga Februari 2014 telah menghemat impor solar sebesar 126.761 kiloliter.
Pemerintah menargetkan penyerapan biodiesel tahun ini sebesar 4 juta kiloliter. Rinciannya, kebijakan mandatori sebesar 10% dan penyerapan oleh PT Perusahaan Listrik Negara sebesar 20%. Target itu akan memberikan potensi penghematan devisa sebesar US$5 miliar.
Dadan pesimis target penyerapan biodiesel tahun ini akan tercapai, namun dia menyatakan belum akan merevisi target. “Kalau sekarang sudah direvisi kan dikiranya kami tidak melakukan apa-apa.” (BI).
Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment