WWF Sambut Baik Pengembangan Industri Jasa Keuangan Berkelanjutan


JAKARTA, BL-  WWF menyambut baik peluncuran “Arah Jalan Keuangan Berkelanjutan (Sustainable Finance Road Map)"  kerjasamanya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meluncurkan publikasi “Arah Jalan Keuangan Berkelanjutan (Sustainable Finance Road Map)."

Arah Jalan ini akan menjadi bagian dari Masterplan Sektor Jasa Keuangan Indonesia.  “Road map ini merupakan langkah baik pemerintah untuk mengikutsertakan peran aktif lembaga jasa keuangan (LJK) dalam mendorong upaya transformasi sektor bisnis ke arah yang berkelanjutan”kata CEO WWF-Indonesia, Dr. Efransjah melalui keterangan tertulisnya yang diterima Beritalingkungan.com.

"Dengan adanya road map ini, WWF berharap LJK dapat memanfaatkan peluang untuk mengeksplorasi produk inovatif yang mendukung sektor yang berkelanjutan dan digunakan sebagai tahap persiapan proses integrasi aspek lingkungan, sosial dan tata kelola dalam kegiatan inti bisnis LJK,” lanjutnya.

“Arah Jalan Keuangan Berkelanjutan” ini menjabarkan kondisi yang ingin dicapai terkait keuangan berkelanjutan di Indonesia bagi industri jasa keuangan yang berada di bawah pengawasan OJK dalam kurun waktu jangka menengah (2015 – 2019) maupun jangka panjang (2015 – 2024), serta untuk menentukan dan menyusun tonggak perbaikan terkait keuangan berkelanjutan.  Sebagai contoh, berdasar pada arah jalan ini, pada tahun 2015 – 2016 akan dibuat kebijakan yang mendorong LJK untuk meningkatkan porsi penyaluran pembiayaan yang ramah lingkungan. Arah jalan ini ditujukan agar menjadi acuan bagi OJK dan pelaku industri jasa keuangan serta pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

WWF pada bulan September 2014, telah meluncurkan buku dengan judul “Integrasi Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola Bagi Bank: Panduan untuk Memulai Implementasi”. Panduan ini menerangkan secara operasional cara untuk menilai eksposur risiko lingkungan, sosial dan tata kelola dari produk bank serta menyusun strategi manajemen risiko ketiga aspek tersebut, salah satunya dengan melihat peluang produk baru.

Panduan WWF ini dapat dijadikan referensi bagi LJK utamanya bank guna memantapkan praktiknya sebagai tahapan peningkatan kapasitas internal secara mandiri untuk persiapan implementasi road map yang baru saja diluncurkan OJK ini (Wan).
Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: