Banjir Bandang Pesisir Selatan, 657 Rumah Rusak



Banjir yang menerjang sebagian wilayah di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Foto : pesisirselatankab.go.id

JAKARTA, BL- Banjir bandang yang menerjang 5 kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Selatan, pada hari Jumat (23/1) menyebabkan 1 orang dilaporkan hilang dan 657 rumah rusak.

Hujan dengan intensitas tinggi yang menguyur Kabupaten Pesisir Selatan pada hari Jumat lalu, menyebabkan aliran sungai Batang Salido, sungai Batang Painan, dan sungai Batang Jalamu meluap.

21 desa yang terdampak banjir bandang adalah:
- Kecamatan IV Jurai meliputi Desa Salido, Desa Bungo Pasang, Desa Tambang, Desa Koto Rawang, Desa Salido Sari Bulan, Desa Painan Selatan, Desa Sungai Gayo, Desa Bukik Kaciak Lumpo, Desa Balai Senayan, Desa Lumpo, Desa Limau Gadang Lumpo, Desa Taratak Tangah Lumpo, Desa Sungai Sariak Lumpo.
- Kecamatan Bayang meliputi Desa Gurun Panjang, Desa Gurun Panjang Barat, Desa Gurun Panjang Utara.
- Kecmatan Linggo Sari Baganti meliputi Desa Muoro Kandis.
- Kecamatan Batang Kapas meliputi Desa IV Koto Hilia, Desa IV Koto Mudiak.
- Kecamatan Ranah Apek Hulu Tapan meliputi Desa Binjai dan Desa Kampung Tangah.

Menurut Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dari 2 orang yang hilang terseret banjir, pada siang tadi pukul 12.00 wib ditemukan satu orang di Koto Rawang dalam kondisi meninggal dunia yaitu Ridwan (60). Sedangkan 1 orang masih hilang yaitu Abu Nazar Katiak (78). 7.836 orang mengungsi. Sebagian besar sudah kembali ke rumah saat ini. Sedangkan yang rumahnya rusak berat mengungsi ke rumah kerabatnya.

Kerugian materil meliputi:
- 3 unit rumah hanyut.
- 18 unit rumah rusak berat.
- 4 unit rumah rusak sedang.
- 632 unit rumah rusak ringan.
- 2.094 unit rumah terendam.
- 2 sekolah rusak berat.
- 55 mtr jalan kabupaten rusak.
- 16 jembatan rusak berat.
- 148 ha sawah, 64 ha kebun dan 5 ha kolam rusak.

Sementara Linda Sekretaris BPBD Kab Pesisir Selatan  menambahkan, pihaknya terus mengupayakan pencariaan korban hilang. Bersama masyarakat melakukan kerja bakti untuk membersihkan lumpur di rumah korban lainnya (Marwan)

Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: