Kabut Asap Kian Menggila, Jokowi Akhirnya Persingkat Kunjungan di Amerika


WASHINGTON DC, BL- Kunjungan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat yang menuai kritik keras dari para nitizen di social media, akhirnya dipersingkat oleh mantan Gubernur DKI itu.

"Saya putuskan mempersingkat kunjungan saya ke Amerika dan segera kembali ke tanah air," tulis Jokowi melalui akun twitternya @Jokowi (26/10).  

Presiden Jokowi mengaku selalu mendapat laporan berkala bahwa kondisi kepekatan dan penyebaran asap meningkat di beberapa daerah. "Terbayang penderitaan anak-anak maupun orangtua yang terpapar asap,"ujarnya melalui jejaring social twitter @Jokowi.

Kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi yang pertama kalinya di Negeri Paman Sam ini, awalnya direncanakan selama empat hari, dari tanggal 25 hingga 29 Oktober, dia akan menyambangi Washington D.C. dan Silicon Valley, San Fransisco.

Namun kunjungan Presiden Jokowi ke Silicon Valley, San Fransisco dipastikan batal karena harus pulang untuk meninjau langsung penanggulangan bencana asap. Jokowi menugaskan Menkominfo Rudiantara dan beberapa menteri lainnya untuk menemui bos Google, Facebook dan Apple.

"Untuk ke West Coast berkaitan kerjasama teknologi informasi dan ekonomi kreatif, saya tugaskan Menkominfo, Mendag, kepala BKPM, kepala Badan Ekonomi Kreatif meneruskan ke West Coast untuk bertemu dengan CEO di sana," ujar Jokowi dalam jumpa pers di Blair House, Washington DC pukul 10.30 waktu setempat atau 21.30 WIB, Senin (26/10/2015) seperti dilansir detikdotcom.

Rencananya pertemuan dengan bos Google, Facebook dan Apple digelar Rabu (28/10). Namun Jokowi kembali ke tanah air Selasa (27/10). Jokowi rencananya akan meninjau penanganan kabut asap di Sumsel dan Kalteng.

Namun sebelum bertolak ke tanah air, Jokowi akan menemui Presiden Obama di Gedung Putih.
Seperti diberitakan sebelumnya,  sebaran asap dari kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan telah menyebar luas bahkan sudah sampai di ibu kota Jakarta. Pantauan satelit Himawari dari analisis BMKG pada pukul 12.30 Wib (26/10), menunjukkan bahwa asap tipis menutup Jakarta, bahkan daerah Banten, Jawa Barat, ‎dan Jateng bagian barat.  Bahkan sebagian wilayah Kalimantan dan Sumatera, warga terpaksa dievakuasi ke daerah yang dinilai aman dari paparan kabut asap. (Marwan).


Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: