Wilayah Papua Dikepung 131 Titik Api


JAYAPURA, BL- Masalah kabut asap kini melebar ke wilayah bagian Timur Indonesia, saat ini wilayah Papua dikepung sebanyak 131 titik api.

“Selain akibat pembakaran lahan oleh warga di beberapa kabupaten di Papua, tapi juga akibat musim kemarau panjang dan pengaruh El Nino,” kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatiologi dan GeofisikaWilayah V Jayapura, Zem Padamma, kemarin seperti dilansir Papuakita.com (Sindikasi Beritalingkungan.com).

Zem mengatakan, titik api yang paling banyak dijumpai di wilayah Papua bagian selatan, yakni di Kabupaten Merauke dan Kabupaten Mappi. “Titik di Merauke menyebar di Ilwayab 6 titik api, Kimaam 10 titik api, Kaptel 1 titik api, Kurik 1 titik apu, Muting 10 titik api, Naukenjera 3 titik api, Ngguti 1 titik api, Okaba 11 titik api, Sota 3 titik api, Tabonji 33 titik api, Tanah Miring 4 titik api, Tubang 9 titik api, Ulilin 6 titik api, Waan 7 titik api dan Yamoneri 2 titik api,” katanya. 
Selain itu, kata Zem, di Papua bagian selatan lain juga terdapat 13 titik api, yakni di wilayah Kabupaten Dogiyai yakni di Bamgi ada 10 titik api dan di Nambionan Bapai ada 3 titik api. Lalu, ada juga 8 titik api menyebar di Distrik Kamuu, Kamuu Timur dan Piyaiye. “Di wilayah pegunungan tengah Papua ada dua titik api yakni di Maima, Kabupaten Jayawijaya dan Malagaineri di Kabupaten Lanny Jaya,” katanya.

Titik-titik api ini akibat pembakaran lahan yang diduga dilakukan dengan sengaja warga setempat untuk mendapatkan lahan perkebunan, terutama untuk pembukaan lahan baru. “Juga musim kemarau memudahkan terjadi kebakaran dan kini musim angin tenggara, khususnya Merauke, rawan kebakaran. Tapi kabut asap ini masih tergolong normal, sebab masih ada hujan turun di daerah titik api ini,” katanya. *** (Katharina Louvree/Papuakita.com)
-->
Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: