KOPHI dorong pelajar Jakarta terlibat dalam pelestarian lingkungan

JAKARTA, BERITALINGKUNGAN.COM- Momen peringatan Hari Pendidikan Nasional, dimanfaatkan sejumlah pemuda yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (KOPHI) melakukan edukasi lingkungan melalui acara “KOPHI Goes To School” dengan melibatkan seluruh pelajar SMAN 53 Jakarta akhir pekan kemarin.
Media dan Komunikasi Koalisi Pemuda HIjau Indonesia (KOPHI), Irma Dian Anggraini menjelaskan, pada umumnya, pendidikan adalah dasar dari budaya dan peradaban. Pendidikan membuat manusia untuk selalu berpikir, menganalisa, serta memutuskan. Menumbuhkan karakter pada diri sendiri juga merupakan tujuan dengan adanya pendidikan, sehingga menciptakan sumber daya manusia yang lebih baik.
“HARDIKNAS kita peringati bukan hanya untuk mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Indonesia dan seluruh pejuang pendidikan yang patut kita kenang dan hargai. Namun, juga sebagai momentum untuk merefleksikan tentang beragam upaya yang telah dan sedang dilakukan dalam menjalankan berbagai program dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, terutama pendidikan yang berlatar belakang lingkungan sesuai fokus kami.”ujarnya melalui keterangan persnya yang diterima Mediajakarta.com.
KOPHI meyakini bahwa semangat besar para pemuda dapat memberi pengaruh yang besar pula pada perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat Indonesia terkait isu lingkungan hidup.
Ketua Umum KOPHI, Oke Fifi Abriany mengatakan, anak muda sebagai garda terdepan bangsa Indonesia diharapkan bisa berkontribusi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan melalui pendidikan lingkungan.“
Kepala Sekolah SMAN 53, Dumaria Simanjuntak menyambut edukasi lingkungan yang digelar anak-anak muda yang tergabung dalam KOPHI. Menurutnya, edukasi lingkungan sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan, terutama bagi para pelajar.
“Ketika KOPHI berencana mengadakan acara di sini, saya langsung sambut karena ingin anak-anak SMAN 53 Jakarta punya wawasan tentang lingkungan, yang menurut saya, saat ini kondisinya sudah rusak,“ ujar Dumaria. (BL)
-->
Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: