50, 26 % Pengguna Internet Indonesia Membaca Berita Lingkungan - Beritalingkungan.com | Situs Berita Lingkungan | The First Environmental Website in Indonesia

Post Top Ad

Ilustrasi Beritalingkungan.com salah satu media online di Indonesia yang fokus pada pemberita lingkungan dan didirikan sejak tahun 2009 oleh sejumlah jurnalis lingkungan. Foto : Marwan Azis/Beritalingkungan.com.
JAKARTA, BERITALINGKUNGAN.COM- Ini kabar menggembirakan bagi pengelola situs berita lingkungan, dari 143 juta pengguna internet Indonesia, ternyata 50,26 persen mereka membaca berita lingkungan.

Dalam rilis terbaru Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan diungkapkan,saat ini pengguna internet Indonesia mencapai 143 juta jiwa, dan 55,30 % diantaranya hobi membaca artikel, sedangkan 50,26% artikel yang dibaca adalah berita/isu sosial/lingkungan.

“Ini merupakan potensi besar bagi KLHK untuk menyampaikan isu positif terkait lingkungan,”, kata Islaminur Pempasa, Praktisi Komunikasi Digital, pada acara “Pelatihan Jurnalistik”, di Sidoarajo (14/03/2018).

Menurut Kang Ipe (sapaan akrab Islaminur Pempasa) isu lingkungan selalu ditunggu oleh generasi milenial. Untuk itu KLHK agar bersifat responsif dan transparan dalam mengelola isu lingkungan yang menjangkau generasi milenial.

Kepada peserta pelatihan yang merupakan para pejabat eselon 3 dan 4 serta staf Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Kang Ipe mengajak agar mengaktifkan media yang menjangkau masyarakat luas seperti media sosial. “Media pribadi dapat menjadi bagian dari komunikasi institusi, namun perlu berhati-hati dalam beropini” katanya.

Dijelaskan Kang Ipe, untuk website dan media sosial konten yang menarik harus bersifat komunikasi, kolaborasi, edukasi, dan entertainmen. Selanjutnya agar menjadi viral jurusnya, kata Kang Ipe adalah bikin media, bikin konten, dan ajak sebanyak mungkin masyarakat dalam konten tersebut.

“Perlu sekali kesadaran dan dukungan dari semua atas share tentang bbksda Jatim. Ini akan ikut berkontribusi dan menaikkan rating. Jangan lupa pakai tanda (#) dan (@)”, kata Kang Ipe di akhir paparannya.

Kepala BBKSDA Jatim, Nandang Prihadi sangat mendukung penggunaan website dan media sosial untuk menyampaikan berita atau isu-isu positif terkait KLHK. Nandang menyarankan setiap pegawai agar berteman dengan medsos resmi kantor.

“Kepada masing-masing bidang, seksi, agar ada satu orang yang belajar infografis yang baik dan benar, sehingga bisa membuat konten kreatif yang dapat dipublish. Juga berikan “Like” atau bagikan pada setiap berita positif yang dimuat”, tandasnya. (WAN) -->

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad