Menkes Ungkap Varian Omicron di Indonesia Kini Telah Capai 414 Kasus - Beritalingkungan.com | Situs Berita Lingkungan | The First Environmental Website in Indonesia

Post Top Ad

Menkes Ungkap Varian Omicron di Indonesia Kini Telah Capai 414 Kasus

Menkes Ungkap Varian Omicron di Indonesia Kini Telah Capai 414 Kasus

Share This
JAKARTA, BERITALINGKUNGAN.COM  Konfirmasi varian Omicron di Indonesia kini telah mencapai 414 kasus yang mayoritas adalah dari pelaku perjalanan luar negeri.


Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.


Menurutnya positivity rate kedatangan luar negeri jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan transmisi lokal.


“Positivity rate untuk kedatangan luar negeri adalah 13 persen, jauh di atas positivity rate transmisi lokal yang 0,2 persen. Jadi positivity rate kedatangan dari luar negeri 65 kali lebih tinggi dibandingkan dengan positivity rate transmisi lokal. Ini memperkuat hipotesis kami bahwa sebagian besar dari kasus positif yang terjadi saat ini disebabkan oleh kedatangan luar negeri,” kata Budi dalam keterangan persnya yang diterima Beritalingkungan.com di Jakarta (11/1/2022).


Menkes memaparkan, sebagian besar dari pelaku perjalanan tersebut datang dari negara Arab Saudi, Turki, Amerika Serikat, dan Uni Emirat Arab.


Terkait kondisi pasien konfirmasi Omicron, Budi menyampaikan bahwa hanya dua orang pasien yang berkategori sedang atau membutuhkan perawatan dengan oksigen. 


Kedua pasien tersebut, masing-masing berusia 58 tahun dan 47 tahun, memiliki penyakit penyerta atau komorbid.


“(Sebanyak) 114 orang atau sekitar 26 persen sudah sembuh, termasuk yang dua orang tadi yang masuk kategori sedang dan membutuhkan perawatan oksigen, sehingga mereka bisa kembali ke rumah. Jadi kesimpulannya, memang walaupun Omicron ini cepat transmisinya tapi relatif lebih ringan dari severity atau keparahannya,” imbuhnya.


Menkes juga memaparkan mengenai capaian vaksinasi nasional yang saat ini berada di urutan ke-4 dunia berdasarkan jumlah penduduk yang divaksin.


“Kita bisa menembus angka 169 juta rakyat Indonesia yang sudah divaksinasi dosis pertama, melampaui Brazil yang 166 juta. Kita ada di bawah Cina 1,2 miliar, India 880 juta, dan Amerika Serikat 246 juta,” ungkapnya.


Budi menyampaikan, hingga  9 Januari cakupan vaksinasi nasional mencapai 288 juta dosis dengan hampir seluruh provinsi telah mencapai target minimal 70 persen dosis pertama.


“Tinggal ada lima provinsi lagi yang belum mencapai 70 persen suntik pertama, adalah Sumatra Barat, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat, dan Papua,” ujarnya.


Menkes berpesan agar masyarakat tidak usah panik namun tetap waspada dalam menghadapi varian Omicron dengan menerapkan protokol kesehatan (Wan)



Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad