17.01.2010 09:35 WIB - | oleh: Marwan Azis

Sebangau Nasibmu Kini

Bagikan Digg!
'Hari ini kita tidak jadi terbang, semua rencana batal,' sahut sang kapten lewat telepon kepada teman saya. Tapi, dua menit kemudia sang kapten menelepon balik teman saya. ' Kita tunggu kalian 20 menit di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, kita akan segera terbang mumpung asap tidak terlalu tebal', pesan kapten kepada kami. Teman saya langsung teriak ' rock and roll!'

Setelah hampir dua minggu menunggu tanpa kepastian, akhirnya kesempatan itu datang seperti 'mimpi indah' untuk melihat kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Sebangau, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Faktor utama kerusakan hutan adalah ilegal logging dan pembakaran hutan untuk membuka lahan perkebunan sawit yang luasnya bisa mencapai ribuan hektar. Naskah dan Foto :Bina Karos.