27.09.2009 19:39 WIB - | oleh: Marwan Azis

Aksi Greenpeace

Bagikan Digg!
Organisasi pencinta lingkungan Green Peace dalam aktivitasnya diberbagai belahan dunia memperjuangkan pembelaan lingkungan selalu menggunakan Kapal Rainbow Warrior.

Sebenarnya kapal aslinya telah tengelam di perairan Selandia Baru pada tahun 1985. Sedangkan nama Rainbow Warrior sendiri terinspirasi dari ramalan Indian Amerika Utara. Ramalan tersebut berisikan "bahwa disuatu masa manusia akan menghancurkan dunia karena ketamakannya dan kemudian akan lahir Satria-satria Pelangi atau Warriors of the Rainbow bangkit untuk menyelamatkannya".

Kapal Berikutnya baru berlayar kembali empat tahun setelah tengelam kapal aslinya yaitu pada tahun 1989. Sebenarnya kapal tersebut adalah kapal pukat ikan yang sebelumnya bernama Grampian Fame. Dan kemudian Greenpeace menancangkan tiga buah tiang layar dikapal tersebut agar menyerupai kapal sebelumnya. Kapal ini dilengkapi dengan peralatan navigasi, pelayaran dan komunikasi elektronik mutakhir.

Kegaiatan yang luar biasa pernah dilakukan Aktivis Greenpeace diatas kapal tersebut masing-masing tanggal 9 Juni 1995 - 20 Maret 1996 memprotes percobaan Nuklir di Perairan Moruroa dan kemudian di tangkap oleh pasukan komando Prancis.

Aktivitas lainnya antara lain penjaringan, penangkapan ikan dan penangkapan paus Norwegia, Menelusuri hutan-hutan Timur Jauh Rusia dan Asia Tenggara untuk mencari bahan-banah beracun, Mendokumentasikan potensi dampak perubahan iklim pada terumbu karang di laut timor dan pasifik, Menyelidiki dan menghalangi pengapalan bahan bakar plutonium yang berbahaya antara Prancis, Belgia, Inggris dan jepang, menelusuri perairan Eropa untuk membantu melindungi Hutan-hutan alam asli serta mengawal pelaksanaan konferensi perubahan iklim (UNFCCC) di Bali Desember 2007 lalu.